Senin, 25 Juli 2011

Intip Materi Sharing Keliling

Sabtu, 23 Juli 2011




Medan kembali heboh dengan kegiatan edukasi untuk para pecinta blog. Melalui acara "Sharing Keliling on Medan" dengan merapat dan bergandengan dua pembesar situs yang bertangan mulia ini, mereka adalah klik disini dan juga klik disini. Kegiatan ini tampak seperti beda dengan kegiatan yang pernah saya ikuti. Dengan tiga sesi yang dibedakan atas ruang kelas, peserta dapat memilih sesuai kefokusan semangat, yaitu kelas foto, video dan menulis.

Kebetulan saya senang banget dalam dunia penulisan, maka saya hanya bisa memberi "Intipan Materi" menulis kreatif. Pemateri yang hadir tak kalah hebatnya dengan kegiatan kali ini, beliau adalah Venus (lebih dikenal simbok venus). Memiliki latarbelakang penulisan yang luar biasa seperti publisher ngerumpi.com, digital media strategist, penulis lepas. Nah penasaran apa materi yang disungguhkan di kelas menulis. Yuk intip terus...

"Menulis itu Gampang"
Itulah kata kunci awal dalam materi ini, barangkali sebagai penulis pemula bahkan sama sekali baru ingin menulis kata kunci itu terlalu tajam, menusuk, bahkan terlalu memvonis begitu saja bagi si awam menulis. Bagaimana bisa menulis sesuatu hal yang indah bisa dikatakan gampang!.
Pada hakikatnya kita BOHONG jika mengingkari bahwa menulis itu sulit. Menulis sama seperti halnya kita bercerita. Kita menyatakan menulis itu susah karena kita tidak melakukan kegiatan itu dengan keterbiasaan, bercerita pun menjadi sulit jika kita tidak melakukannya berulang-ulang. Agar menulis itu gampang, berlatihlah dengan sesering mungkin. Tulislah apa saja, apa yang ada dipikiranmu, tulislah semua.

Untuk tahap awal, sudahkah anda memulai menulis? Ingat bahwa MENULIS = BERCERITA. Selanjutnya, ada pertanyaan berikut yang selalu di lontarkan para penulis, Apa saja yang bisa ditulis?
Pertanyaan sederhana tapi begitu bermasalah jika tidak ditanggapi sesegera mungkin. Untuk mengawali menulis, kita tidak perlu merasa kekhawatiran yang berlebihan, apakah tulisan itu bagus, apakah tulisan itu layak untuk dibaca. Hal itu tidak perlu. Jika doktrin-doktrin tersebut bergentangan di pikiran, maka terjadilah, kita tidak akan mulai menulis.
Untuk latihan menulis termudah adalah tulislah pengalaman atau kejadian sehari-hari kita. Saya percaya begitu banyak kejadian pribadi kita yang tidak tersalurkan untuk diceritakan kepada orang lain. Maka itu bisa dijadikan bahan untuk menulis. Begitu pula dengan opini anda tentang sesuatu hal yang dianggap perlu untuk disampaikan kepada orang lain. Tulis lah semua dengan gaya bahasamu sendiri. Sebuah ide akan muncul darimana saja, tak perlu khawatir. Ide layaknya makhluk yang berterbangan di udara dan dapat dijadikan sebuah tulisan. Tidak percaya? Inilah contoh yang dapat kita jadikan sebuah ide
- Mimpi, lamunan, wangsit
- Ngobrol, nguping
- Mengamati apa saja
- Membaca, mendengarkan musik, menonton TV dan Film
(sumber : mba venus)
Semakin semangat untuk menulis? Materi kian mendalam, terus intip ya...

Zaman kian mengkikis perangkat kegiatan manusia sedikit demi sedikit. Dahulu media untuk menulis sangat terbatas. Menulis dengan pena dan buku berlanjut menulis menggunakan media mesin tik, kembali mesin tik dilengserkan oleh komputer. Seterusnya demikian, hal positif ternyata begitu besar untuk para penulis bersama berkembangnya zaman. Bahwa kita berkarya tak terbatas pada ruang dan waktu. Blog merupakan salah satu media internet yang dapat kita gunakan untuk menulis segala hal. Begitu banyak layanan blog pribadi yang dapat kita pilih, seperti:
1. Dagdigdung
2. Ngerumpi
3. Bicarafilm, dll

Nah, jika sudah memahami bagaimana menulis, bagaimana mendapati ide, dan media apa yang dapat kita gunakan dalam menulis. Tujuan akhir dalam penulisan adalah promosikan tulisan/blog kita. Dunia maya adalah media yang tanpa batas untuk berkreasi. Promosikan tulisan/blog melalui jejaring sosial (facebook, tweetter dll) yang menjamur di dunia maya. Walaupun dunia maya tidak membatasi seseorang untuk berkarya, namun ada hal-hal yang harus kita ketahui dalam menulis.
Seperti pemaparan simbok venus bahwa menulis harus berhati-hati memperlakukan pihak lain, harus menghargai karya orang lain, tidak menyerang individu atau lembaga. Jika ingin mengutip sesuatu dari tulisan seseorang, cantumkanlah darimana sumber tersebut anda dapati.
Akhir dari materi ini sebuah kata bijak dilayangkan oleh mba Venus:
"Menulis adalah terapi bagi jiwa."-Paman Tyo
Karena ter Klik bangat untuk mba Venus, dia mengartikan kutipan tersebut bahwa "Saya menulis untuk keseimbangan. Supaya gak sakit jiwa."-Venus


semoga bermanfaat,
Salam semangat saya untuk para Penulis Indonesia
ratihdam2502@gmail.com

Jumat, 15 Juli 2011

Sambut Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan......

Setahap melangkah pada tahap berikutnya, perjalanan kehidupan terus berputar, berjalan dengan semana mestinya. Pagi, siang hingga malam lewat tanpa harus permisi pada pihak manusia, karena ia bekerja berdasarkan perintah atasan dengan sangat cermat. Tak ada terlewatkan sedikitpun, bagaimana dengan kita? Makhluk Tuhan yang paling mulia diantara makhluk yang lainnya? Apakah kita masih harus terkalahkan dengan antusiasnya para burung atau selangkah lebih menurun dari kehidupan tumbuhan yang selalu bekerja dengan sebuah makna. Oh...Tuhan ampuni kami, dengan ke alpaan itu.

Bulan Suci segera tiba, bulan yang diberikan khusus untuk hamba Allah SWT. Bulan yang menjadikan fitrah nan suci. Teguh kan iman tanpa menodai hari-hari suci itu. Bumbui ia dengan kegiatan yang bernilai, tanda kepasrahan sebagai ummat yang di kasihi-Nya.

Sambutlah Bulan suci itu dengan getaran hati bahwa betapa bernilainya Bulan Ramadhan. Semarak berbuka puasa bukan karena hidangan berbuka namun karena hari berpuasa itu kita lalui dengan kegiatan ruhanimu. Semoga sebulan penuh puasa bukan lapar dahaga yang kita dapati,lipatan pahala yang dianugerahi oleh sang Maha Penglihat, Maha Kasih dan Maha Penyayang.

Sujud syukur ku torehkan pada-Mu Ya Rabb, jika Kau izinkan aku mengikuti perjalanan di bulan Suci itu. Semoga keberkahan setiap langkah dan perjalananku selama Bulan suci itu pula.

-----------------------Marhaban Ya RamadHAn------------------------------

Kamis, 14 Juli 2011

Salam Kenal dan senang bersama (Ratih Damayanti)

 Ratih Damayanti berbicara dekat

Memiliki ruang ataupun bisa di sebut rumah di dunia maya tampakbegitu kacau jika tak memiliki alamat identitas pribadi yang dapat mengenal saya lebih dalam. Walau hanya berbekal "menumpang" namun saya berharap memiliki tingkat kelebihan yang sebanding dengan para ahli "Blogger" sejagat raya. (amiennn)

Sapalah saya dengan sebuah nama kecil namun hangat "DAMA". Tak ada banyak kelebihan fisik yang diberikan Allah SWT kepada saya, namun dengan rasa syukur tanpa kekurangan apapun Dia memberikan kepada saya dengan penuh cinta dan kasih sayang.Itulah yang harus saya jaga selama nafas masih dikandung Badan..(heheheh).
Saya kelahiran Medan, 25 Februari 1987,namun sayang akte lahir telat di urus, orang tua lupa mencatattanggal lahir sebenarnya dan terjadilah perubahan tanggal lahir yaitu 25 april 1986. Terserah teman yang mana mau di analisis (jiaahh). Saya putra daerah Tulen Medan Sumatera Utara. Semoga saya tetap bangga menjadi putera daerahnya, seharusnya sih WAJIB seumur hidup.

Saya memiliki mimpi, yang katanya melalui mimpilah saya dapat mewujudkan itu semua. Sumber yang didapat melalui para pembesar didunia maya yang telah berhasil mengancungkan jempol terlebih dahulu.
 Melalui mimpi inilah saya ingin memiliki rumah sendiri di dunia maya tanpa harus menumpang lagi, meunuju ke arah sana saya berharap memiliki kediaman sendiri sayalebih leluasa bergerak, melakukan aktifitas dengan bakat yang saya punya dan memberikan penghasilan dari itu semua. Hahahah..mimpi seorang tukang sayur tampaknya, tapi itulah yang memodali semangat saya. Mimpi kecil semoga bisa terwujud dengan nyata yang besar.

Besar harapan saya melalui blog ini teman bisa Share dengan saya, menjadi sahabat sejati yang selalu mengingatkan kekurangan saya dan sebaliknya dengan "dama" sendiri. Semoga ada waktu luang untuk mengunjingi rumah mini saya..


Salam Kenal dan Senang Bersama Saya
DamZa (Dama Aza)